![]() |
|||||||||||||||
![]() |
![]() |
||||||||||||||
![]() |
|||||||||||||||
![]() |
![]() |
||||||||||||||
| GUE MALU.. Banget!! Sehabis sahur + sholat subuh, tadi gue liyat layar tipi.. Biasa lah, sebage pengantar tidur setelah semaleman begadang.. Berita-berita tentang masalah2 di negeri kita ini memang lumayan mantep sebagai belaian pendatang kantuk.. Mbak Pembaca Berita itu mengatakan 3 kata kunci : FPI, Pedagang dan Ramadhan.. Terlihat di layar tipi, para pendukung FPI merazia warung-warung di Ciamis. --Masya Allah!!-- Gue malu banget ngeliyat cara mereka. Gue malu karena gue Islam, dan mereka (FPI) juga Islam = gue dan mereka bersaudara!! Gue malu saudara-saudara gue melakukan tindakan brutal-nyaris-tanpa-kontrol HANYA DEMI menghormati Bulan Ramadhan!!!! Great... Sumpah gue malu bgt.. Pertamanya, rombongan saudara-saudara gue itu datang pake motor dan truk. Mereka melihat warung bakso (ato soto) kemudian mendatangi dengan mengacung-acungkan sesuatu mirip pentungan (atau golok?!). Tiang penyangga warung dihantam sampai rubuh, pintu kayu dibanting nutup, kaca etalase lauk pauk pecah kocar-kacir kemana-mana dan makanan-minuman dibuang.. Kurang puas melampiaskan 'kemarahan' pada benda-benda --pemilik warung yang jelas-jelas manusia juga dipukuli dengan sadis.. Ditampilkan pula wawancara dengan seorang sopir (gue lupa namanya siapa) yang kepalanya bocor dihantam kesadisan saudara-saudara gue itu.. Bayangkan skenario ini: Seorang sopir (bisa jadi dia non-Muslim) lewat daerah Ciamis dlm perjalanan jauh yg melelahkan. Dia mampir di warung utk kebutuhan makan. Sialnya, di waktu yang sama sedang dilaksanakan razia brutal di warung itu. Dia pun ikut kena korbannya.. Malang benar.. Salah si sopir itu apa coba? Yang gue bingung : mereka marah dan ngamuk-ngamuk itu karena apa?! Atau demi apa?! Apa mereka melakukan itu demi 'perjuangan' menegakkan agama Allah? Setau gue, puasa bukanlah ibadah untuk sesama (gak kayak zakat ato sedekah) Puasa bukan ibadah yang --saat kita melakukan, kemudian orang lain akan bahagia --dan saat kita nggak mlakukan, orang lain akan sedih. No no !! Sama seperti sholat, puasa semata-mata karena Allah.. Gue gak mau bersusah payah kelaperan dan nahan napsu karena disuruh manusia. Gak ada mampaatnya!! Gue puasa karena itu perintah Allah. Titik! Orang lain cuma berhak mengingatkan. Setau gue, cara mengingatkan bukanlah memakai pentungan dan kekerasan yang super brutal. Lagipula, para pedagang itu diingatkan karena apa?! Salah mereka itu apa? Analogikan kayak Boss kita ngasi kita tugas; lembur, misalnya.. Teman kantor kita (yg juga ditugasi kerja lembur) dah ngingetin kita untuk lembur, tapi kita gak mengerjakannya. Kita males ato ada alasan lainnya.. Seharusnya, temen kita akan bilang "Oh, yawdah.. Itu urusan kamu sama Boss.. Aku gak ikut2an.." Teman kita gak akan kemudian memukuli kita dg brutal, "Gila!!! Kamu itu!!! Ini waktunya lembur!!! Tidak menghormati Boss!!! Plak!! Braakkk!!!" Kalau kita gak lembur, yawdah.. Boss yang akan menindak lanjuti.. Gue malu.. Banget... Setelah berita FPI Merazia Pedagang-pedagang Ciamis, laporan beralih ke berita yang gak kalah menyakitkan: Hffffhhh... ========== -oVa- GoJal lain klik di sini
|
design shies |